Apa benar Vitamin C Mampu Memutihkan Kulit?

posted on 07 Sep 2015 12:56 by gurukesehatanbaru
Maha besar Allah yang menciptakan manusia dgn berbagai bentuk & rupa. Termasuk memilikinya perbedaan warna kulit manusia yang terdiri dari berbagai etnis yang memiliki ciri dan karakter secara berbeda pula. Ragam kulit manusia dipengaruhi oleh adanya perakitan pigmen melanin. Pigmen inilah yang menentukan warna kulit seseorang. Melanin mampu menyembunyikan jaringan kulit mudah-mudahan terhindar dari suangi sinar ultraviolet secara berasal dari binar matahari. Sehingga aku patut bersyukur guna orang indonesia dianugerahi kulit yang mempunyai kandungan pigmen melanin cukup tinggi.

Belakangan ini orang bertambah gencar melakukan prosedur perawatan yang menghendaki untuk menghasilkan kulit bersih, putih & mulus dengan variasi jenis perawatan yang ditawarkan oleh produsen kosmetik. Diantara produksi populer adalah komoditas kecantikan berbasis vitamin c yang berhajat untun membuat kulit tampak cerah serta kenyal. Namun apakah benar vitamin c memberikan efek konklusif bagi kulit paling utama kaitannya dalam bisnis pemutihan/pencerahan kulit member yang sebagian gede didominasi warna coklat?

Vitamin C (Asam askorbat) merupakan antioksidan suntik putih permanen yang berperan penting dalam merangsangkan kekebalan tubuh oknum serta melawan efek radikal bebas. Bagi kulit vitamin c berperan dalam fusi kolagen sebagai molekul penting bagi kesehatan tubuh kulit kita. Di dalam beberapa penelitian mengisyaratkan penggunaan asam askorbat baik secara menyapu maupun diminum (oral) memiliki efek mujur pada sel kulit karena dapat membangun mencegah dan mengatasi kerusakan kulit akibat pengaruh paparan cahaya ultraviolet.

Cara tingkah laku Vitamin C di bentuk ascorbyl telah diuji secara integral dan dilaporkan dapat menekan sintesis pigmen dalam memproduksi melanin. Produksi melanin beruntung akan membuat kulit menjadi hitam, timbul flek, menyebabkan kerutan, kulit kering dan lunyai. Penggunaan vitamin c bagi kulit pun umumnya dapat diterima baik oleh aku yang memiliki macam kulit berwarna. Kecut askorbat dan turunannya telah terbukti aman kaitannya dengan beberapa keberhasilan penelitian yang dilakukan dalam warga ras / etnis tertentu termasuk orang sakit Latin dan Asia dalam rangka pengobatan melasma (kelainan pigmentasi).



Vitamin C yakni bagian penting dibanding kesehatan kulit sebab fungsinya sebagai master antioksidan berat dan faktor penting untuk sintesis kolagen. Vitamin C memberikan kerja sama untuk fotoproteksi (perlindungan dari sinar UV), mengurangi photodamage (kerusakan kulit akibat binar UV), dan diperlukan untuk mempercepat penyembuhan luka. Suplemen teguk (oral) yang mengandung vitamin C dapat membantu mencegah imbas kerusakan akibat cahaya UV terutama apabila dikombinasikan dengan suplemen vitamin E.

Praktik topikal vitamin C secara oles siapa tahu menjadi cara dengan efektif agar kecut askorbat cepat meraih sasaran pada kulit, alasannya karena kecut askorbat dapat secara mudah berikatan pada pH asam. Sementara dalam pemberian lewat oral tidak terlalu member keuntungan hanya diberikan dalam jumlah tinggi dan dibarengi pemberian vitamin E. Kekurangan ini dipahami benar dan dimanfaatkan oleh berbagai industri farmasi untuk merupakan berbagai jenis suntikan vitamin C jumlah tinggi guna menjadi efek memutihkan dalam kulit supaya pemberian asam askorbat siap mencapai sel bahan sehingga memberikan jejak putih/mencerahkan pada kulit kita.

Comment

Comment:

Tweet